Banyak orang mengira bahwa segala gangguan yang terkait dengan wilayah
intim bisa menular. Padahal, tidak semuanya, lho. Penyakit keputihan
wanita yang satu ini tidak menular, melainkan murni disebabkan oleh tidak terjaganya kebersihan serta kelembaban area intim Anda.
Dilansir oleh patient.co.uk, penyakit ini bisa menyerang semua wanita, termasuk mereka yang belum pernah melakukan hubungan seksual sekalpun. Karena, tidak ada perpindahan bakteri dalam aktivitas tersebut yang menyebabkan timbulnya penyakit ini. Jadi, tidak seperti virus, bakteri ini tidak akan menyebar dan berkembang biak di area intim pasangan Anda,
Akan tetapi, bacterial vaginosis ini lebih umum ditemukan pada mereka yang aktif secara seksual daripada yang tidak. Memang, dalam beberapa kasus, penyakit keputihan yang satu ini terlihat seperti ada hubungannya dengan aktivitas seksual. Terkadang, bacterial vaginosis bisa muncul setelah pergantian pasangan seksual.
Dalam kasus ini, bukan berarti Anda mendapatkan infeksi bacterial vaginosis itu dari pasangan baru Anda lho, Ladies. Namun, perubahan pasangan seksual tersebut dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri-bakteri normal yang hidup dalam Miss V Anda. Sehingga, beberapa jenis bakteri berkembang biak dan memperbanyak diri lebih dari seharusnya dan menyebabkan gangguan keputihan.
Bila kebetulan Anda menderita bacterial vaginosis, Anda perlu mendapatkan perawatan berupa antibiotik yang tepat. Akan tetapi, jangan khawatir, karena pasangan Anda tidak akan tertular dan tidak perlu mendapatkan perawatan serupa. Semoga bermanfaat, Ladies.
Dilansir oleh patient.co.uk, penyakit ini bisa menyerang semua wanita, termasuk mereka yang belum pernah melakukan hubungan seksual sekalpun. Karena, tidak ada perpindahan bakteri dalam aktivitas tersebut yang menyebabkan timbulnya penyakit ini. Jadi, tidak seperti virus, bakteri ini tidak akan menyebar dan berkembang biak di area intim pasangan Anda,
Akan tetapi, bacterial vaginosis ini lebih umum ditemukan pada mereka yang aktif secara seksual daripada yang tidak. Memang, dalam beberapa kasus, penyakit keputihan yang satu ini terlihat seperti ada hubungannya dengan aktivitas seksual. Terkadang, bacterial vaginosis bisa muncul setelah pergantian pasangan seksual.
Dalam kasus ini, bukan berarti Anda mendapatkan infeksi bacterial vaginosis itu dari pasangan baru Anda lho, Ladies. Namun, perubahan pasangan seksual tersebut dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri-bakteri normal yang hidup dalam Miss V Anda. Sehingga, beberapa jenis bakteri berkembang biak dan memperbanyak diri lebih dari seharusnya dan menyebabkan gangguan keputihan.
Bila kebetulan Anda menderita bacterial vaginosis, Anda perlu mendapatkan perawatan berupa antibiotik yang tepat. Akan tetapi, jangan khawatir, karena pasangan Anda tidak akan tertular dan tidak perlu mendapatkan perawatan serupa. Semoga bermanfaat, Ladies.
=======
Ads :
Ladies atasi masalah keputihan anda dengan crystal-x
Crystal-x memang solusi semua masalah kewanitaan
Ads :
Ladies atasi masalah keputihan anda dengan crystal-x
Crystal-x memang solusi semua masalah kewanitaan
Untuk pemesanan via sms ke 085721505484
Invite pin BBM 513676B1

Tidak ada komentar:
Posting Komentar